Berkah Kehilangan
Saya benar-benar kecewa malam ini. Tadi siang menjelang sore, saya sudah mendapat ide tulisan untuk hari ini. Sayangnya, ide yang melintas sekelabat itu terlupa dicatat di note di gawai. Akhirnya, hilang.
Tapi saya masih ingat tema besarnya. Yaitu tentang virus yang hari ini membuat heboh dunia. Bahkan heboh itu berubah menjadi kepanikan. Apalagi kalau bukan Covid-19.
Hanya tentang itu dari ide tersebut yang terbayang. Sisanya, saya lupa. Sepanjang sore hingga jelang tulisan ini selesai, saya masih mencoba mengingatnya. Hasilnya, nihil.
Saya benar-benar menyesal akhirnya. Ide yang beberapa hari ini agak susah saya dapatkan --hingga saya selalu jelang deadline baru nyetor-- ternyata raib begitu saja.
Dan semua kekesalan itu sumbernya satu. Yaitu lupa. Atau mungkin lalai. Lupa dan lalai menuliskan langsung ide yang terlintas.
Tapi saya tetap dapat hikmah dari kelupaan ini. Bahwa akhirnya kejadian ini menjadi ide tersendiri dalam menulis malam ini. Menjadi penggugur kewajiabn menulis hari ini.
Tapi saya masih ingat tema besarnya. Yaitu tentang virus yang hari ini membuat heboh dunia. Bahkan heboh itu berubah menjadi kepanikan. Apalagi kalau bukan Covid-19.
Hanya tentang itu dari ide tersebut yang terbayang. Sisanya, saya lupa. Sepanjang sore hingga jelang tulisan ini selesai, saya masih mencoba mengingatnya. Hasilnya, nihil.
Saya benar-benar menyesal akhirnya. Ide yang beberapa hari ini agak susah saya dapatkan --hingga saya selalu jelang deadline baru nyetor-- ternyata raib begitu saja.
Dan semua kekesalan itu sumbernya satu. Yaitu lupa. Atau mungkin lalai. Lupa dan lalai menuliskan langsung ide yang terlintas.
Tapi saya tetap dapat hikmah dari kelupaan ini. Bahwa akhirnya kejadian ini menjadi ide tersendiri dalam menulis malam ini. Menjadi penggugur kewajiabn menulis hari ini.
Tidak ada komentar