Keputusan Itu

Entah ini kabar baik, atau kabar buruk. Tiba-tiba kemarin, Rabu (18/9/19) saya dipanggil menghadap. Entah dengan maksud apa. Saya tidak ada bayangan. Tapi dada tetap menggemuruh di dalam. Ada firasat.
.
"Alhamdulillah, pertemuan ini adalah tindak lanjut. Sengaja kami hadirkan saudara berdua di forum ini untuk menyampaikan hasil rapat kami sebelumnya."

Pak Sekertaris membuka forum. Dan menjelaskan maksud dipanggilnya saya dan kawan seorang lagi. Gemuruh di dada semakin kencang.

Sebelum forum ini, saya sebetulnya sudah mendapatkan isu hangat. Soal kehadiran saya di tempat ini. Dan kebutuhan daerah lain terhadap potensi saya. Atau potensi yang saya miliki.

"Jadi, rapat memutuskan seperti ini: .bla, bla, bla ..... Semoga saudara bisa berlapang dada."

Mendengar berita itu, saya kaget awalnya. Lalu perlahan mulai menata diri. Bismillah. Saya terima keputusan ini: bahwa saya di mutasi lagi ke daerah lain.

1 komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.