Saya dan Mas Gram

Hari ini (17/10/19) saya akhirnya kesampaian mengunjungi Mas Gram. Sudah dua hari saya mencarinya. Di Tarakan, dia tinggal di Jalan Mulawarman. Dari pusat kota, ia ada di arah ke Bandara JuwataTarakan.
.
Saya memang senang dengan Mas Gram. Di mana-mana, ketika berkunjung ke daerah baru, dialah yang saya cari. Khususnya kalau diajak jalan ke pusat-pusat perbelanjaan.
.
Memang sih, bukan hanya Mas Bram yang bisa menuntaskan hasratku. Ada juga Mas Karis. Atau di kota tertentu, ada juga Mas Toga.
.
Di Balikpapan, misalnya. Selain Mas Gram, Mas Karis juga biasa saya kunjungi.
.
Tapi ketika di Malang, saya malah tidak bertemu dengan Mas Karis. Atau dia ada, tapi saya tidak menemukannya. Saya hanya bertemu dengan Mas Toga. Walaupun hanya di pintu saja.
.
Berbeda dengan Surabaya. Ketika jalan-jalan di sekitaran Ampel, malah lebih banyak. Memang mereka tidak sekomplit Mas Karis, apalagi Mas Gram. Tapi setidaknya, hasratku bisa tersalurkan di banyak tempat.
.
Saya ingat di Balikpapan dulu. Karena terlalu khusyuk berasyik masyuk dengan Mas Gram, saya sampai ditinggal oleh teman-teman. Mereka pada ngumpul di parkiran Plaza Balikpapan yang langsung bertepatan dengan laut.
.
Nah, siang tadi ketika ketemu Mas Gram, saya kebetulan bawa istri dan si Bungsu. Karena keasyikan, saya sampai lupa makan.
.
Dan lebih parah, saya kelewat zhuhur. Alhamdulillah, beruntung saya musafir. Sehingga bisa dijamak ta'khir di Ashar nanti.
.
Yang lebih Alhamdulillah, istri tetap setia menanti. Dan menemani. Walau gelisah sana sini. Karen perut sudah minta diisi. Dan panggilan azan sudah terlewati.
.
Saya memang suka dengan Mas Gram dan teman-temannya. Hasrat saya besar sekali kepada mereka. Saking besarnya, saya selalu merasa tidak puas. Karena selalu tidak ada uang yang pas.
.

12 komentar:

  1. Penasaran sama mas-mas yang disebutkan. Siapakah mereka ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kira-kira siapa, ya?
      Cek tulisan setelah tulisan ini. Hehe

      Hapus
  2. Mas bram dan gram itu orang yg berbeda kah?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Oh, maaf. itu kesalahan tulis... Harusnya orang yang sama...

      Hapus
  3. Lucu nih ceritanya, hehehe. Ternyata persahabatan antar lelaki ya.. kirain..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah, kayaknya harus baca tulisan selanjutnya deh

      Hapus
  4. Penasaran dengan mas mas yang disebutkan ,Siapakah Dia?

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.